Harga Rumah Tidak Akan Turun? Bohong!

Banyak orang yang percaya bahwa investasi properti itu yang paling aman karena harga rumah tidak akan turun..

Anda juga percaya hal yang sama?

Kalimat “harga rumah selalu naik”, “harga tanah tidak mungkin turun”, “Investasi terbaik adalah investasi properti” adalah beberapa kalimat yang sangat sering kita dengar..

Tapi bagaimana faktanya?

Fakta yang sebenarnya terjadi adalah Harga tanah, rumah, properti itu BISA TURUN..

Harga tanah, rumah, property itu bisa turun bila harganya sudah terlalu mahal, jauh diatas harga wajarnya atau bila banyak orang menjual rumahnya (karena membutuhkan uang tunai ) saat sesuatu yang buruk terjadi (seperti badai krisis ekonomi melanda, terkena lumpur lapindo dll)…

Tidak percaya?

Berikut kami tampilkan Case-Shiller Home Price index dari pasar property di Amerika..

Case-Shiller Home Price index tahun 1890 – 2012 (klik disini untuk membuka Case-shiller index)

Case–Shiller Home Price Indices adalah index harga penjualan rumah  (membandingkan harga rumah yang sama saat rumah dibeli dengan harga saat rumah itu kemudian dijual oleh si pembeli) di Amerika serikat..

Case–Shiller Home Price Indices dibuat oleh Prof.Karl Case dan Prof. Robert Shiller, professor ekonomi dari yale University. Case–Shiller Home Price Indices menampilkan indeks harga rumah di amerika serikat sejak tahun 1890 dan merupakan pedoman utama untuk menentukan tingkat harga rumah di amerika..

Dari Grafik Case–Shiller Home Price Indices diatas, bisa kita lihat bahwa ada grafik naik yang menunjukkan naiknya harga rumah secara rata-rata di seluruh amerika. Sedangkan grafik menurun, menunjukkan turunnya harga rumah secara rata-rata di seluruh amerika..

Dari Grafik Case–Shiller Home Price Indices diatas, bisa kita lihat bahwa terjadi penurunan harga rumah di amerika di tahun 1893, karena terjadinya Panic of 1893 –krisis keuangan di amerika karena pembangunan properti dan rel kereta api yang berlebihan-,  di tahun 1910-1945 penurunan harga rumah disebabkan oleh terjadinya Perang dunia pertama, Great depression 1929-1933 dan perang dunia kedua, lalu longsornya harga rumah di tahun 2006 – 2012 akibat krisis KPR subprime yang menyebabkan krisis dunia 2008..

Di ketiga penurunan harga rumah tersebut, banyak pemilik rumah yang menggunakan KPR untuk membeli rumahnya, harus menerima kenyataan bahwa rumah yang disayangi dan ditempatinya disita bank atau lembaga peminjaman KPR lainnya..

Jadi, bagi anda yang masih percaya bahwa Harga tanah, rumah, properti itu tidak akan turun dan berani membeli properti dengan harga yang terus naik gila-gilaan memakai KPR, itu pilihan anda..

Namun, ketika anda memiliki hutang KPR yang besar dan tiba-tiba badai krisis (atau sesuatu yang buruk lainnya) datang ,–dan anda kehilangan pekerjaan atau bisnis anda bangkrut dll- yang membuat rumah anda disita, saat itulah anda akan merasa menyesal, di saat penyesalan tidaklah lagi berarti..

Mau?

 

@dr_BramIrfanda

Sahabat kami sejak kecil bahkan sampai sekelas di FK Unair, dr.Yudhis, baru saja menciptakan alat bantu Marketing dan pencarian orang dll di Facebook yg bernama “The Graph”, silakan lihat penjelasaannya disini => The graph . BURUAN BELI DAN PRAKTEKKAN TOOL GILA INI! SEBELUM PESAING ANDA YG MEMPRAKTEKKAN! The Graph sudah diulas dan dapat komentar positif dari TechinAsia!

 

iNGIN TAU PENYEBAB MENGAPA HARGA PROPERTI BISA NAIK GILA-GILAAN walau HARGA SUDAH MAHAL? baca ya.. =>  Penyebab Kenaikan Harga Properti : The Greater Fool

Tagged: , , , ,

Comments: 3

  1. paresma September 29, 2014 at 7:37 am Reply

    Oooh aku baru tau mas.

  2. Diana Putri Mei 30, 2015 at 3:06 pm Reply

    hmmmm, semoga kelak bisa turun dengan derastis ya, malah bagus lagi kalo ada yang gratis 😀 heheh terimakasih beritanya sangat bermanfaat hari ini banyak baca berita properti 🙂

    • Bram Irfanda Juni 2, 2015 at 2:04 pm Reply

      aamiin..:)

Tinggalkan Balasan ke Diana Putri Batalkan balasan