Agresif vs Konsisten, Siapa yang Menang?

Saat Baru memulai bisnis di akhir tahun 2010, saya merasakan hasrat yang kuat untuk cepat menjadi kaya..

Karenanya, saat itu saya sangat agresif dalam mencari uang, sampai-sampai membangun beberapa bisnis sekaligus dan bekerja 16 jam setiap hari!

Kebanyakan Pengusaha pemula yang saya kenal, terutama mereka yang masih muda, sangat percaya mereka harus bertindak agresif dalam berbisnis, bahkan kalau perlu memakai leverage –hutang terutama dari Bank- dalam jumlah yang besar..

Pertanyaannya, Apakah pendekatan Agresif lebih baik bila dibandingkan dengan pendekatan konsisten seiring waktu?

Penelitian yang dilakukan Jim Collins dan Morten T Hansen dengan indah menjawab pertanyaan diatas..

Jim Collins dan Morten T Hansen merangkum penelitiannya dalam bukunya yang berjudul Great By Choice, menyanggah mitos bahwa Pendekatan Bisnis yang agresif, ambisius dan tampak ‘wah’ adalah kunci sukses untuk meraih kehebatan dan prestasi Luar biasa dalam bisnis. Mereka malah menemukan fakta bahwa perusahaan hebat yang tergolong 10X adalah perusahaan atau organisasi yang melakukan pendekatan konsisten seiring waktu..

Salah satu Perusahaan 10X, Southwest Airlines, perusahaan maskapai penerbangan Murah di amerika serikat, adalah contoh terbaik penerapan pendekatan konsisten ini..

Kenapa Southwest?

Southwest selalu konsisten mencatatkan keuntungan, bahkan memecahkan rekor selama 30 tahun selalu mendapat keuntungan!

Prestasi Southwest ini termasuk ‘gila’ untuk ukuran industri penerbangan..

Industri penerbangan mempunyai biaya tetap dan variable yang sangat besar, yang disertai persaingan tinggi plus sensitive terhadap krisis. Dari 1990 hingga 2003, industry penerbangan AS secara keseluruhan hanya mencatatkan keuntungan selama 6 dari 14 tahun..

Lantas, apa rahasia Southwest mencatatkan prestasi yang begitu mengagumkan?

Rahasianya adalah Southwest secara disiplin selalu menerapkan PERJALANAN 20 MIL..

Konsep Perjalanan 20 Mil yaitu mencapai patokan kinerja dengan konsistensi besar selama kurun waktu yang panjang. Perjalanan 20 Mil mensyaratkan tercapainya dua tipe kinerja : mencatatkan hasil memuaskan walaupun diterpa keadaan penuh goncangan dan disisi lain harus menahan diri agar tidak tumbuh berlebihan saat kondisi menguntungkan..

Southwest menahan diri dari pertumbuhan berlebihan dengan tidak berekspansi di luar Texas sampai delapan tahun setelah beroperasi. Southwest berkembang pelan-pelan di sekitar Texas dan baru sampai daerah pesisir Timur AS hampir seperempat abad sejak Southwest berdiri. Ketika pada tahun 1996, lebih dari 100 kota meminta layanan Southwest, Southwest hanya membuka layanan di 4 Kota..

Southwest meyakini bahwa menahan diri dalam memacu pertumbuhan saat berada di masa jaya itu penting untuk mempertahankan profitabiltas dan menjaga kultur Kerja, serta untuk menyiapkan diri dalam menghadapi keadaan buruk di masa depan..

Pada awal tahun 1990an, Industri penerbangan merugi $ 13 Milyar –senilai Rp.170 Trilyun- dan merumahkan lebih dari seratus ribu pegawai, sedangkan Southwest tetap mencetak laba dan tidak merumahkan satupun pekerja. Pada akhir tahun 2001, Disaat maskapai lain mengalami kerugian akibat peristiwa 11 september, Southwest juga tetap mencetak keuntungan..

Dari kisah Southwest di atas, seharusnya kita sadar bahwa pada akhirnya, yang menghasilkan paling besar secara keseluruhan adalah mereka yang konsisten seiring waktu,,

Bukan hanya Gemerlap sesaat yang akan segera menghilang..

Bukan juga hal besar dan instan yang cepat tenggelam..

 

@dr_BramIrfanda

 

Berlangganan ke Blog via Email

GRATIS! untuk berlangganan artikel blog ini via email & menerima UPDATE ARTIKEL SIFAT2 PEMIMPIN 10X MENURUT BUKU GREAT BY CHOICE, Silakan Masukkan alamat email anda ke form dibawah ini, lalu klik konfirmasi berlangganan yang kami kirim ke email anda

Tagged: , , , , , , , ,

1 comment

  1. paresma Juni 1, 2015 at 6:43 pm Reply

    yap setuju
    harus konsisten

Tinggalkan Balasan ke paresma Batalkan balasan