Manfaat Diremehkan Orang Lain

Diremehkan orang lain itu baik..

Baik untuk jiwa dan ketahanan diri kita..

Diremehkan orang, memang bisa melukai harga diri kita..

Namun, disanalah terhampar manfaat saat kita diremehkan orang lain..

Karena ketika harga diri kita terluka, diri kita akan berusaha membalikkan keadaan kita di masa depan sehingga kita tidak lagi bisa diremehkan..

Pengalaman diremehkan orang yang paling meninggalkan bekas bagi diri kami pribadi adalah ketika kami melakukan pendaftaran ulang di Neutron pusat Yogyakarta untuk mengikuti Bimbel pra SNMPTN..

Saat itu ada tiga orang anak kelas “premium” di Neutron yang dengan congkak meremehkan penampilan kami yang ‘seperti anak dusun’.. πŸ˜€

Saat itu, Harga diri kami terluka oleh perkataan mereka yang meremehkan diri dan penampilan kami..

Harga diri yang terluka kala itu, kami lampiaskan dengan belajar keras 16 jam sehari selama satu bulan persiapan SNMPTN kala itu..

Kami yang terbiasa tidur sebelum jam 10 malam, karena ‘luka’ saat diremehkan itu, menjadi bisa baru tidur jam 12 malam hanya untuk belajar..

Akibatnya, sejak Tryout pertama hingga keempat, kami selalu menduduki peringkat pertama diantara ratusan hingga ribuan peserta..

Dan pada saat perpisahan peserta didik Neutron tahun itu, ketika bertemu lagi dan mengetahui bahwa kamilah yang selalu nomor satu di setiap tryout, ketiga orang itu kaget bukan kepalang..

Diremehkan itu anugerah..

Jadikan ‘luka’ karena diremehkan sebagai energi bagi kehebatan kehidupan kita..

Jangan marah saat diremehkan..

Namun, Buktikan dengan prestasi dan perbuatan yang baik dan hebat..

Dan Pastikan saja kita yang akan tersenyum pada akhirnya.. πŸ™‚

 

@dr_BramIrfanda

Mau alat tensi Digital HANYA 285ribu FREE ONGKIR?Β hubungi Mastha Medica ya..

 

Bila merasa artikel Bram Irfanda’s Blog bermanfaat untuk Teman-teman, silakan berlangganan Artikel Terbaru Bram Irfanda’s Blog via email dengan mengisikan alamat email teman-teman di form dibawah ini..

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 38.282 pelanggan lain

Kemudian untuk mengaktifkanya, Klik Link Konfirmasi berlangganan Bram Irfanda’s Blog di inbox email anda..

Enjoy! πŸ™‚

Tagged: , , ,

Comments: 7

  1. Finni Desember 10, 2012 at 3:44 pm Reply

    Kalo mindset saya selama ini, orang yang suka meremehkan sesuatu/seseorang. Itu salah satu tanda orang itu lebih lemah dari orang yang dia remehkan. Tapi untuk menutupi kelemahannnya, dia memilih meremehkan orang lain terlebih dahulu. Bagi saya yang orang yang suka meremehkan sesuatu/seseorang adalah orang yang lemah dan pengecut.

  2. rahma_dewii Desember 11, 2012 at 5:21 am Reply

    Inspiring..
    Aq ingin tersenyum di akhir cerita, memberikan pukulan telak kpd mereka yg meremehkanku.. Wish me luck ya dok..

    • Bram Irfanda Desember 12, 2012 at 10:19 am Reply

      Pasti BISA! πŸ™‚

  3. adnosso Desember 11, 2012 at 2:00 pm Reply

    Very inspiring Doc!
    Walaupun yang meremehkan saya pakai modus “empati”
    Biasanya bilang begini “Jangan bermimpi yang tinggi-tinggi,kemampuanmu cukup sampai di sini; Dijalani aja yang sekarang, tempatmu di sini, bukan di sana”
    Biasanya,teman-teman saya bakal terbuai.Tanpa sadar,mimpi besar mereka juga terkikis perlahan-lahan.
    Sementara,saya hanya berkata pada diri sendiri:”Ayo,Buktikan pada mereka.Allah akan menyertaimu.Tinggal usahamu.Niat yang baik harus didukung usaha yang baik(maksimal)juga”
    Thank you Doc!

    • Bram Irfanda Desember 12, 2012 at 10:21 am Reply

      modus lama itu..jgn sampai kita terpengaruh..
      mari Berjuang!!!

  4. Muflihati Desember 12, 2012 at 4:03 am Reply

    very insipiring Doc, thanks wat pencerahannya

  5. Fadhly Agustus 3, 2013 at 8:50 pm Reply

    Mantap.. πŸ™‚

Tinggalkan Balasan