Kiamat 2013?

Bila di film ‘2012’, rangkaian bencana alam yang sangat dahsyat ‘berhasil’ menghancurkan bumi

Di tahun 2013 nanti, ada kemungkinan sangat besar untuk terjadinya ‘bencana sangat dahsyat’ yang sangat mungkin menghancurkan bumi.

Walah?!?

Kiamat 2013???

Bulan lalu, Nouriel Roubini, profesor ekonomi dari Universitas New York, salah satu orang yang meramal dengan detail dan akurat krisis subprime mortgage di Amerika Serikat dan krisis financial global 2008 yang menyertainya, membuat ramalan menggemparkan..

Bagaimana tidak, menurut ramalannya, krisis ekonomi dunia akan mencapai puncak di 2013!

Badai besar bencana fiskal yang memukul Amerika Serikat, restrukturisasi utang yang terus melilit Eropa, stagnasi ekonomi Jepang, dan pelambatan ekonomi di China, bakal mendorong dunia memasuki krisis baru yang sangat besar..

Saat itu, banyak institusi keuangan dunia yang akan runtuh, bursa saham di seluruh dunia akan kolaps, lebih banyak lagi perusahaan terutama  yang bermodalkan duit utangan akan bangkrut dan PHK akan terjadi dimana-mana..

Amerika Serikat, Uni Eropa, bahkan IMF tidak lagi akan berdaya menghadapi kehancuran massal perekonomian dunia

Saat itu terjadi, masing-masing negara akan berusaha mempertahankan perekonomiannya masing-masing, sehingga negara yang tidak bergantung negara lainlah yang akan selamat

Bila ramalan ini benar-benar terjadi, selamatkah Indonesia seperti 2008 silam?

Bisa selamat..bisa juga tidak..

Bila kita bisa memproduksi dan memakai barang-barang produksi dalam negeri selama krisis itu dan menghilangkan ketergantungan kita pada barang produksi negara lain, agaknya kita akan selamat..

Namun bila kita semakin bergantung dengan barang-barang produksi luar negeri dan utang luar negeri, agaknya kita dapat ikut terjerat ‘lumpur hisap’ krisis ekonomi global

Sedangkan Kondisi kita sebagai individu, akan ‘semakin gawat’ dan ‘sangat beresiko’ bila kita memiliki banyak utang. Utang disatu sisi, memang bisa mempermudah jalan kita untuk berkembang dan tumbuh. Namun disaat krisis, naiknya bunga bank yang gila-gilaan akan mencekik siapapun yang mempunyai banyak utang. Saat itu, perusahaan yang modalnya sebagian besar dari utang akan kekurangan darah dan akhirnya ‘mati’, sehingga sangat banyak karyawan yang akan diPHK. Utang pribadi yang besar -yang saat ini malah menjadi ‘lifestyle’-, sangat beresiko menyebabkan ‘kehancuran finansial total’ bagi siapapun yang memilikinya..

Waahh..terus harus bagaimana?

Lindungi diri kita masing-masing dengan menumpuk aset sebelum 2013!

Aset seperti Emas, kayu, barang dagangan, properti dan barang lain yang dibeli tanpa utang atau dengan utang yang cicilannya sudah selesai sebelum tahun 2013, akan cukup melindungi kita dari Tsunami krisis ekonomi  2013. Yang paling baik adalah bila aset yang kita punyai merupakan aset produktif yang dapat memberi kita ‘hasil aset’ disaat krisis seperti pohon, tanah pertanian, rumah yang disewakan dll..

Saat itu, uang kertas akan kehilangan hampir sebagian besar nilainya sehingga tanpa perlindungan aset riil atau aset nyata yang cukup, kita akan mengalami kehancuran total kekayaan kita..

Namun tentunya, disetiap krisis selalu ada hikmah dan kesempatan yang tersaji di depan kita. Saat itu, banyak negara maju dan perusahaan besar yang akan ‘berguguran’ karena utang mereka dan model ekonomi mereka yang berlandaskan utang dan uang kertas.
Saat itulah, ‘negara berkembang’ dan ‘investor kecil’ seperti kita, bisa memanfaatkan keadaan dan ‘menyalip di tikungan’..

Mari segera lindungi ‘perekonomian’ keluarga kita masing-masing..

Dan mari bersiap ‘menyalip di tikungan’..

Jangan sampai menyesal saat semuanya sudah terlambat..

WE WERE WARNED…

Tagged: , ,

Comments: 2

  1. mansz November 2, 2011 at 10:48 pm Reply

    om mohon izin copas ……….

  2. WadeNolan November 20, 2011 at 12:58 am Reply

    Thanks a lot, this article is quite interesting, My partner and I anticipate reading through more of your website.

Tinggalkan Balasan