Harga Emas Selalu Naik?

Harga emas 1,5 bulan ini naik gila-gilaan. Bagaimana tidak, bila dilihat dari harga
emas dalam dolar, Harga emas sudah naik hingga lebih dari 20%!

Namun, masih banyak orang yang melihat kenaikan emas ini dengan ketakutan akan
turunnya harga emas dimasa mendatang..

Ironisnya beberapa ‘ahli’ di Indonesia juga berpendapat sama, emas mungkin turun
kedepannya..

Well, mari kita analisis lagi..

Yang harus kita sadari terlebih dahulu adalah..

Selama ini yang terjadi sebenarnya bukanlah harga emas yang naik, tapi nilai uang
yakni dolar dan rupiah yang turun..

Bila kalimat diatas dipahami secara mendalam, kita akan menyikapi kenaikan harga
emas secara lebih bijak dan tenang..

Harga emas dalam dolar ditahun 1950 adalah $34/to, sedangkan di tahun 1970 adalah $37/to, kemudian harga emas per troy ounce dalam dolar mengalami fluktuasi yang cukup hebat dengan pergeseran harga sebagai berikut: 1975:$140, 1980:$590, 1990:$391, 2000: $273, 2010:$1500, 2011:$1850

Harga emas dalam rupiah lebih ‘jelas’ arahnya, harga emas dalam rupiah tahun 1967:Rp.270, 1970:rp.500, 1980:Rp.1900, 1990:rp.23.675, 2000:Rp.91.500, 2011:Rp.520.000

Dari data diatas sekarang jelas, bahwa..

Harga emas dalam rupiah DALAM JANGKA PANJANG selalu naik!

Hal lain yang harus dicatat adalah rupiah sudah mengalami sanering atau penurunan
nilai uang jadi 1/1000nya. Bila tidak ada sanering di tahun 1965, saat ini harga
emas bisa senilai rp.0,5 milyar!

Harga emas dalam rupiah selalu naik, karena nilai rupiah selalu turun. Turunnya
nilai rupiah ini karena Rupiah terus dicetak oleh BI dan beredar di pasar. Makin
banyak rupiah dicetak, makin turun nilainya..

Kenapa harga emas dalam US $ naik turun?

Harga emas dalam dolar amerika naik turun, karena nilai dolar amerika juga naik
turun..

Nilai dolar sempat mengalami kestabilan selama 26 tahun, karena adanya perjanjian
Bretton Woods di tahun 1944 yang mana saat itu 44 negara di dunia menyepakati uang
kertas yang beredar harus dijamin dengan emas setara uang kertas yang dicetak itu.
Kenapa harus setara emas? Karena Emas adalah barang yang nilainya selalu tetap
dalam jangka panjang..

Sejak itu, Nilai dolar  ‘dipaku’ dengan nilai emas, dimana 1 US$ setara dengan 1/35to
emas..

Karena itulah, masa antara tahun 1944-1971 harga emas dalam dolar amerika selalu
berkisar di angka $35/to emas..

Pada tahun 1971, saat Amerika membutuhkan banyak dolar untuk membiayai perang
Vietnam, presiden Nixon membatalkan Perjanjian Bretton Woods sehingga nilai dolar
langsung anjlok dan membuat harga emas tampak terbang tinggi dari $37/to di 1971
menjadi $140/to di 1975, atau 4x lipat dalam 4tahun!

Untungnya, Kepemimpinan Alan Greenspan sebagai Ketua Federal Reserve alias The Fed -Bank Indonesianya Amerika- dengan sigap mengontrol peredaran dolar amerika,
sehingga pada masanya memimpin The Fed, nilai dolar terhadap emas stabil dikisaran
200-300an dolar amerika Serikat dari tahun 1986-2000.

Hal yang berbeda dilakukan Ketua The Fed yang baru, yakni Ben Bernanke dalam
beberapa tahun ini mengeluarkan kebijakan Quantitative Easing untuk menstimulus
perekonomian amerika yang terkena badai krisis Finansial Global, dimana The Fed
mencetak Milyaran dolar uang baru, yang membuat jumlah dolar yang beredar bertambah banyak dan menyebabkan nilai dolar amerika ambles. Amblesnya nilai dolar tentu saja membuat harga emas langsung meroket dari $600/to menjadi $1850/to dalam 5tahun, atau naik 3 kali lipat!

Jadi, Bisa disimpulkan bahwa harga emas dipengaruhi oleh nilai dari suatu mata uang..

Bila nilai suatu mata uang naik, maka harga emas seolah-olah turun..

Bila nilai suatu mata uang turun, maka harga emas seolah-olah naik..

Apakah harga emas dalam rupiah akan selalu naik?

Bila Kebijakan BI masih seperti ini beberapa tahun kedepan, harga emas akan terus
naik karena nilai rupiah akan selalu turun tiap tahun..

Apakah harga emas dalam dolar amerika akan selalu naik?

Bila kebijakan The Fed masih seperti saat ini beberapa tahun kedepan -Quantitative
Easing, suku bunga rendah dll- , harga emas akan terus naik karena nilai dolar akan
terus turun tiap tahunnya..

Mari lindungi harta kita dengan menabungnya dalam bentuk emas..

Menabung Emas, bukan uang..

 

@dr_BramIrfanda

Tekanan darah anda lebih dari 140/90? berarti anda harus rutin cek Tekanan darah/ tensi anda untuk MENCEGAH GAGAL JANTUNG, GAGAL GINJAL & STROKE

Mau alat tensi Digital HANYA 295ribu FREE ONGKIR + TIPS2 MENURUNKAN TEKANAN DARAH TANPA OBAT? hubungi Mastha Medica (SMS 089675229222 | pin 29F01C60 <= PIN hanya pakai angka nol | Line/WA 085640333374) ya…

Tagged: , , , , , , , , ,

Comments: 6

  1. annasahmad September 23, 2011 at 2:23 pm Reply

    setuju sekali untuk menabung dalam bentuk emas.

    sejauh ini emas tetap menjadi pilihan untuk menabung, dan ada baiknya juga sebagian dapat diproduktifkan menjadi modal usaha sehingga sektor riil ikut bergerak

    artikelnya bagus.

  2. didik September 28, 2011 at 6:56 am Reply

    salah satu kelemahan investasi emas adalah bentuk menyimpan emasnya sendiri.mungkin ada artikel lanjutan tentang investasi emas yg bisa d share?trims

  3. abi November 20, 2011 at 6:36 pm Reply

    Assalam..

    Kapan saat yang tepat membeli emas?

    terima kasih 🙂

    • BramIrfanda November 25, 2011 at 12:39 pm Reply

      www
      utk org awam yg jarang ngikutin naik turunnya harga emas: setiap ada uang itu waktu yg bagus utk beli emas;)
      utk yg ngikutin, wktu emas turun itu saat yg PALING BAIK:)

      • Ufi Mei 13, 2014 at 7:29 pm Reply

        kl saya beli emas di pegadaian mas, nggak kerasa udah punya lumayan..nyicil tiap bulannya jg nggak berat..kl udah sering beli biasanya dihubungi pihak pegadaian wkt harga emas turun..tp plg turunnya cm sedikit..tp kl liat dalam setahun nilainya naik..

        • Bram Irfanda Juni 1, 2014 at 8:38 pm Reply

          anda cerdas..:)

Tinggalkan Balasan