Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Kaya (6)

Anak yang hebat, kaya dan berbakti pada orang tua adalah idaman semua Orang Tua..

Pertanyaaanya, Bagaimana Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Kaya?

Selain Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Kaya yang sudah kita bahas di tulisan-tulisan sebelumnya, ada satu lagi cara mendidik anak agar menjadi Kaya..

Yakni,,

Jadilah Orang Tua yang baik dan ciptakan kehidupan yang bahagia bagi anak-anak Kita.. (bahagia disini bukan berwujud fisik seperti harta, namun kebahagiaan secara psikologis)

Kenapa Demikian?

Orang tua yang baik dan bahagia, akan membuat alam bawah sadar si anak baik dan bahagia..

Akibatnya, Kepribadian anak bisa berkembang dengan baik dan anak bisa fokus dalam penciptaan kehebatan kehidupannya..

Sedangkan Orang tua yang suka bersikap buruk, akan membuat alam bawah sadar si anak penuh luka dan jadi tidak bahagia..

Akibatnya, Kepribadian anak tidak berkembang secara optimal dan anak bisa tumbuh besar dengan luka-luka batin yang bisa membuat kesuksesan hidup tidaklah berarti baginya..

Mari kita lihat beberapa kisah nyata bagaimana Orang Tua yang berperilaku buruk bisa demikian menghancurkan kehidupan anak-anaknya,,

Seorang anak, sebut saja S, sejak kecil membenci ayahnya, karena sering bersikap sangat buruk pada ibunya. Setelah S dewasa, ia secara bawah sadar, MENOLAK untuk menjadi sukses karena ia tidak mau ayahnya mendapat sanjungan bila ia menjadi orang yang sukses..

Hal yang serupa juga terjadi bila seorang anak membenci ibunya, seperti kisah berikut..

Seorang anak, Sebut saja Y, mengaku tidak pernah merasa mendapat kasih sayang dari si Ibu (karena si ibu punya alam bawah sadar yang buruk sehingga sering menyiksa dll). Y tumbuh dan berkembang menjadi orang yang tidak percaya diri atau bahkan membenci kehidupannya. Akibatnya, Y tidak berprestasi sebaik saudaranya yang tidak membenci ibunya..

Fatal kan?

Karena itu, Memilih siapa partner kita dalam pernikahan, SANGAT MENENTUKAN kehebatan anak-anak kita kelak..

Bila anda sudah menikah dan ternyata menemukan bahwa pasangan anda suka bersikap buruk (tanda bahwa alam bawah sadarnya buruk), sebaiknya segera konsultasi ke dokter Jiwa atau psikolog untuk memaafkan masa lalunya dan mengembangkan kepribadian yang lebih baik..

Bila anda sudah menikah dan ternyata pasangan kita mempunyai kepribadian yang baik, hal itu pantas disyukuri..

Syukuri karuniaNYA dengan menjadi Orang Tua terbaik bagi anak-anak Kita..

Sehingga, anak-anak kita tumbuh bahagia dan bisa fokus mencari yang terbaik bagi diri dan kehidupannya..

Mau punya anak-anak yang sukses dan kaya kan? 🙂

 

@dr_BramIrfanda

Tekanan darah anda lebih dari 140/90? berarti anda harus rutin cek Tekanan darah/ tensi anda untuk MENCEGAH GAGAL JANTUNG & STROKE

Mau alat tensi Digital HANYA 295ribu FREE ONGKIR + TIPS2 MENURUNKAN TEKANAN DARAH TANPA OBAT? hubungi Mastha Medica (SMS 089675229222 | pin 29F01C60 <= PIN hanya pakai angka nol | Line/WA 085640333374) ya…

 

Artikel Terkait :

– Cara Mendidik Anak agar menjadi Kaya (1)

– Cara Mendidik Anak agar menjadi Kaya (2)

– Cara Mendidik Anak agar menjadi Kaya (3)

– Cara Mendidik Anak agar menjadi Kaya (4)

– Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Kaya (5)

– Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Kaya (6)

Tagged: , , , , ,

Comments: 5

  1. visky Sekar Floreta Pribadi November 18, 2013 at 8:41 am Reply

    Sungguh sangat menyentuh n benar2 hal ini aku alami dalam kehidupan , untungnya saya dapat mengatasi Semua hal tersebut dgn ingin berprestasi n membawa keluar ♏ǻ‎​ǻ‎​♏ii dlm situasi seperti ini tp menyedihkannya kakak ku tak bisa ….jiwa nya tertekan baik disekolah maupun di rmh padahal kakak ku cerdas n mempunyai talenta yg menakjubkan cuma PD nya saja yg belum ada bagi aku n kakakku cuma ♏ǻ‎​ǻ‎​♏ii tempat paling nyaman di dunia ..dgn Sikap tempramental papi sering menyakiti kita semua … °•˚◦

  2. luthfisetyawanan Desember 2, 2013 at 3:53 pm Reply

    berarti alam bawah sadar itu penting ya

    • Bram Irfanda Desember 3, 2013 at 5:00 am Reply

      sangat penting..:)

  3. Siti Hajat Januari 20, 2014 at 7:26 am Reply

    Smua itu jelas sekali saya rasakan.
    Minder, ga percaya diri.
    Tapi, Alhmdlh Alloh menolong saya, karna saya trus berdoa agar tidak membenci orang tua.
    Tetapi, saya belum mampu menghilangkan memory masa lalu, jadi rasa sakit, minder, dan sangat iri ketika ada orang lain bisa berhasil krn orang tua yang begitu peduli dg prestasi anaknya

  4. Bram Irfanda Januari 23, 2014 at 4:24 pm Reply

    gapapa mb Siti..

    Coba baca biografi Steve Jobs,,dia merasa bahwa ia anak yg ‘terbuang dan tidak diinginkan’..

    ia gunakan ‘dendam’ itu utk menciptakan kehebatan hidupnya,,

    Coba mb Siti memakai cara yg sama..dan mulai saat ini, hiduplah sehebat2nya..!!!:)

Tinggalkan Balasan