Cara Membuat Pembantu Betah

Salah satu Masalah Klasik yang dihadapi keluarga di perkotaan, adalah Masalah Pembantu Rumah Tangga (PRT)..

Sebagian besar masalah yang berhubungan dengan PRT adalah masalah pergantian PRT yang begitu cepat sehingga kita jadi repot karena harus mencari PRT penggantinya..

Masalahnya, mengapa banyak Pembantu Rumah Tangga yang tidak betah?

Setelah kami amati keadaan PRT di Beberapa keluarga, penyebab terbesar kenapa PRT Tidak betah adalah,,

Kurangnya Penghargaan dan Rasa Penting dari atasan mereka..

Hasrat Menjadi penting adalah Kebutuhan Mendasar umat manusia..

Siapapun orangnya, ada keinginan yang kuat untuk merasa bahwa dirinya penting dan dihargai..

Masalahnya, banyak diantara kita yang tidak bisa memenuhi kebutuhan manusia yang satu ini..

Kita sering asal memerintah dan marah-marah..

Kita sering sangat membedakan fasilitas dan perlakuan untuk PRT kita..

Kita sering memperlakukan PRT seperti budak yang bebas diperlakukan semaunya..

Banyak sikap dan perilaku kita yang menunjukkan bahwa kita tidak menghargai mereka dan tidak menganggap PRT penting bagi diri kita..

Tidak adanya penghargaan adalah alasan terbanyak yang membuat PRT tidak betah..

Sebagai manusia, PRT dan semua yang bekerja untuk kita mempunyai kebutuhan yang sama,

Yakni untuk dihargai dan dianggap penting..

pertanyaannya, sudahkah kita menghargai mereka?

 

@dr_BramIrfanda

Mau alat tes gula darah, asam urat dan kolesterol dalam satu alat? hubungi Mastha Medica ya..

 

Bila merasa artikel Bram Irfanda’s Blog bermanfaat untuk Teman-teman, silakan berlangganan Artikel Terbaru Bram Irfanda’s Blog  via email dengan mengisikan alamat email teman-teman di form dibawah ini.. 

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 38.210 pelanggan lain

Kemudian untuk mengaktifkanya, Klik Link Konfirmasi berlangganan Bram Irfanda’s Blog di inbox email anda..

Enjoy! 🙂

Tagged: , , , ,

Comments: 9

  1. ain Januari 27, 2013 at 12:03 pm Reply

    Dr dulu g pernah ngebeda2in antara PRT dan keluarga, apa yg klg makan dia makan, bahkan tidurpun kadang barengan, enaknya lagi uang gaji beda sm uang mingguan takut2 dia mau jajan/beli pulsa, tp selalu aja PRT ngelunjak akibat dengerin omongan tetangga, sampe2 yang terakhir pembantu disabotase tetangga depan rumah 🙁 susah cari PRT yang setia, gmn y dok?

  2. rini Januari 27, 2013 at 3:15 pm Reply

    yg ditulis di atas itu idealnya pemimpin dan yg dipimpin. tapi lain hal dengan PRT. yg sering terjadi adalah karena mereka “ngerasa penting”, jadi suka2 dia, ngelunjak. kita sebagai employer mau negur (dgn cara yg baik sekalipun) serba salah, lgsg ngambek atau nangis atau paling parah…minta berhenti bekerja.

    capedehhh… 🙁

  3. linda Januari 27, 2013 at 3:49 pm Reply

    Point2 diatas selalu saya lakukan thdp PRT tapi semua juga kembali ke individu si PRT juga. 2 kali saya punya pembantu yg saya perlakukan spt diatas tapi yg saya dapat adalah barang2 & sejumlah uang raib dibawa pergi.

  4. ida Januari 27, 2013 at 4:26 pm Reply

    Tante saya kurang baik apa sama pembantu? kalau pembantu ga ngerjain tugasnya tante saya ga segan-segan ngerjain sendiri. Dilapangan prakteknya pembantu kalau di tegur lalu bikin alasan aneh2 yang tujuannya adalah berhenti tapi kalau di baikin malah ngelunjak bahkan ada yang kerjanya cuma makan tidur, sibuk sama hp. Cape deeeeehh….Itu tergantung dari kepribadian si pembantu juga.

  5. iva Januari 27, 2013 at 5:41 pm Reply

    Saya slalu melakukan apa yg ada dlm pernyataan diatas. Bahkan kl puasa saya br plg kerja, saya pegang anak dia yg buka, sholat, n makan duluan. Dipastikan Dpt bonus thnan, thr, tunjangan akhir thn dan tunjangan kesehatan (kl dia sakit). Hasilnya? Tetteeeeep dia resign dgn membawa 1/2 gaji yg bkn haknya (hrsnya cuma 1/2 gaji aja haknya saat dia plg.prt itu lama kl setelah lebaarran haji or min 3 bln sblm lebaran idul fitri. Soalnya ada yg diharapkan.

  6. Evie Januari 27, 2013 at 6:51 pm Reply

    ɑℓhαmϑuℓiℓℓαh‎​…punya asisten rmh tangga selalu awet2….4 tahun sekali baru ganti itupun karena pada mau nikah berhentinya, smpe saat ini para ex asisten itu tetep berkomunikasi dgn baik, suka telp, sms ksh kabar tentang anaknya, rmh tangganya. ɑℓhαmϑuℓiℓℓαh‎​.

  7. BunDit Januari 28, 2013 at 3:17 am Reply

    Di kalangan ibu2 blogger, kami menyebutnya ART (Asisten Rumah Tangga). Dan bagi ibu2 yang bekerja, masalah ART untuk jaga anak adalah masalah bikin pusing kepala. Mau ambil dari Yayasan sudah parno duluan. Mau ambil dari kampung susahnya minta ampun. Ada yang ma, eh cuma sebentar sudah minta pulang. Pokoknya cerita ttg ART kagak ade matinye hehehe. Saya sampai dokumentasikan cerita ART di blog :D.

    Root cause ART gak betah menurut saya tidak sesederhana itu dok. Sepertinya ada penyebab yang invisible hehehe. Yaaa hanya ART dan Tuhan yang tau deh. Tapi bagaimanapun, kita harus memperlakukan ART yang bekerja di rumah kita dengan baik. Istilah jawa nya “nguwongke”. Kita baik aja ART kadang gak betah, apalagi kita jahat…. 😀

  8. lia Januari 27, 2013 at 10:59 pm Reply

    Dari tulisan ini terlihat kalau pak dok gk tau masalah kerumahtanggaan (PRT), mslh mereka bkn minta disamakan dlm kedudukan atau diperlakukan manusiawi tp uang dan mgk tingkat pendidikan, mereka selalu membandingkan kerja dgn teman2nya dan selalu gk puas trdhp berapapun yg kita kasih, kalau sdh mau berhenti, gk bisa dibujuk pasti berhenti meskipun kita ksh pertimbangan macam2, bhk kalau bisa saat bilang lgs berhenti. Pembantu masalah klasik dlm rumahtangga, ada temanku yg bilang lebih mudah cari suami drpd pembantu 🙂

  9. Bram Irfanda Februari 27, 2013 at 5:15 pm Reply

    Pembantu yg kurang baik sebaiknya kita perbaiki tindakannya, bila tidak membaik, sebaiknya segera kita keluarkan.. 🙂

    Orang yg baik hrs kita perlakukan dg baik, yg buruk? lepas.. 🙂

Tinggalkan Balasan